Sarasehan Bersama Korpri Dalam Implementasi Program JKN-KIS Tahun 2022

SUMSEL, SahabatRakyat.com,-Saresahan bersama KORPRI dalam implementasi program jaminan kesehatan nasional – kartu Indonesia sehat tahun 2022 “BPJS kesehatan menjawab kemudahan layanan di era digital” yang dilaksanankan di Ballroom Aryaduta Hotel, Kamis (08/09/2022).

Juliansyah Selaku Asisten Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah SumselBabel mengatakan, Hari ini kegiatan Sarasehan bagian dari program BPJS bersinergi dengan Korpri nasional di Palembang sebagai tuan rumah offline diikuti oleh seluruh provinsi dan kabupaten di Indonesia secara online bertujuan untuk mewujudkan peningkatan mutu dan meningkatkan sinergi bersama-sama.

“Kita tahu Korpri ini stake holder utama dari BPJS Kesehatan dari zaman PT. Askes dari ASN secara otomatis menjadi peserta BPJS Kesehatan, harapan kita dengan pertemuan ini didapatkan peningkatan mutu layanan dan kedepannya lebih baik lagi,”Ujarnya.

Juliansyah menuturkan, Dalam kesempatan ini BPJS menyampaikan kepada Kopri bahwa banyak hal yang sudah di lakukan seperti meningkatkan mutu layanan dimana Kopri digital, BPJS juga digital yang diberi nama aplikasi Mobile JKN.

“Sejauh ini tidak ada kendala, alhamdulillah lancar. Seluruh Asn cukup mendownload aplikasi mobile JKN  menggunakan handphone, registrasi NIK langsung bisa digunakan. Salah satu keunggulannya mobile JKN bisa daftar berobat tanpa harus antri, tanpa perlu kartu,”Tuturnya.

“Seluruh peserta JKN bisa download mobile JKN karena sekarang sudah terintegrasi dengan NIK jadi satu identitas tunggal, ke depan semua kebutuhan pelayanan publik di implementasikan menjadikan satu,”Tandasnya.

Dr. Trisnawarman M.kes S.T KKLT Spesialis kedokteran keluarga layanan primer menambahkan, Pada intinya memang semua anggota kopri ASN sudah terdata di BPJS Kesehatan, dengan adanya acara sarasehan bersama kali ini lebih mengedepankan tanggung jawab dari BPJS terhadap ASN.

“Banyak manfaat yang sudah dirasakan pada saat membutuhkan pengobatan seperti, operasi jantung dan yang berat-berat, acara ini memang berguna untuk implementasi program JKN,”Tambahnya

Lanjut Trisna mengungkapkan, ASN seluruh Indonesia terdata di BPJS Kesehatan dan langsung dipotong gajinya, program JKN dan pertemuan-pertemuan terkait implementasi BPJS Kesehatan. Dalam UHC semua masyarakat Indonesia tercover karena ada kartu jaminan untuk berobat.

“Harapannya BPJS Kesehatan tetap memberikan pelayanan yang optimal, dari segi fasilitas sarana prasarana  dilengkapi oleh Pemerintah dan BPJS. Jadi masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan lebih mudah apalagi yang berada dipelosok terpencil,”Tutupnya.

Turut hadir Dinas Kesehatan, BKD sebagai Sekretaris Korpri, Dinas Sosial, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Kearsipan, seluruh OPD provinsi, pengurus Kopri seluruh Indonesia secara offline dan pengurus provinsi Sumsel dan Kabupaten kota secara online.(Rudi).