Sumsel.Manuver.co.id,- Sertifikasi kompetensi Real Estate Indonesia (REI) Sumsel, sebagai jaminan pengembang dalam membangun perumahan layak huni yang dilaksanakan Hotel Aston jalan Basuki Rahmat Palembang, Selasa (20/06/2023).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) provinsi Sumsel Ir. Basyaruddin Akhmad M.Si, Ketua DPD Rei Sumsel Zewwy Salim, dan anggota Rei Sumsel.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) provinsi Sumsel Ir. Basyaruddin Akhmad M.Si mengatakan, Bahwa hari ini REI Sumsel melakukan inisiasi sertifikasi kompetensi dari para pengembang yang merupakan kewajiban dari asosiasi untuk melakukan pembinaan terhadap anggotanya.
“Pemerintah provinsi Sumsel berharap agar para pengembang profesional dalam melakukan pembangunan perumahan yang sesuai dengan standar yang diharapkan oleh pemerintah, dan rumah-rumah yang dibangun itu sesuai standar yang layak huni dan tidak merugikan konsumen,” Ucapnya
Pemerintah berharap dengan adanya pelatihan ini, para pengembang mempunyai profesionalisme, kompetensi untuk membangun perumahan yang layak huni bagi masyarakat khususnya masyarakat yang berpenghasilan rendah.
Sementara itu, DPD REI Sumsel Zewwy Salim menambahkan, Hari ini DPD REI Sumatera Selatan mengadakan program serta memberikan edukasi kepada anggota yang tergabung di dalam REI Sumsel dan memberikan sertifikasi kompetensi. Dengan adanya program ini pihaknya berharap anggota REI Sumatera Selatan dapat menghasilkan produk yang benar-benar bermutu dan berkualitas.
“Harapan kita rumah yang dibangun merupakan rumah yang layak huni sesuai dengan aturan pemerintah,” Ujarnya.
Zewwy menjelaskan, Ada tujuh skema dalam membangun perumahan layak huni, salah satunya yang paling mendasar adalah memilih lahan yang paling cocok untuk berinvestasi, Kedua bagaimana mengatur cash plow, Ketiga bagaimana mengatur pembangunan perumahan yang layak dan serasi.
“Kita adalah provinsi ke tujuh yang dilakukan oleh LSP bekerja sama dengan BNSP, jadi manfaatkanlah waktu yang ada untuk benar-benar menjadi penopang yang berprestasi, dengan adanya semacam diklat seperti banyak sekali ilmu-ilmu yang akan ditularkan oleh para senior,” Tutupnya (Rudi).



