Persiapan Pelaksanaan Hibah Fasilitas Lingkungan Global Program Dampak Kota Berkelanjutan Di Indonesia

SUMSEL, SahabatRakyat. com,- Workshop daerah persiapan pelaksanaan hibah fasilitas lingkungan global program dampak kota berkelanjutan di Indonesia yang di selenggarakan di Ballroom Hotel Aston Palembang, Senin (21/11/2022).

Isu pembangunan daerah dan usulan kegiatan perencanaan pembangunan berwawasan lingkungan kota Palembang.

Dinas Bappeda yang di wakili Andrei Prima Selaku Staf Bappenda mengatakan, Hari ini kegiatan Bappenas bekerja sama dengan World Bank di mana Bappenas akan memberikan hibah berupa pendampingan konsultansi untuk kegiatan-kegiatan yang sifatnya environmental atau sifatnya untuk keberlangsungan alam.

“Ada 6 yang kita usulkan dan mereka tertarik pada penggunaan energi listrik pada kendaraan umum transportasi di kota Palembang, diharapkan kita mendapatkan bantuan berupa konsultasi berapa idealnya kendaraan umum listrik, bagaimana cara menyiapkan listriknya, berapa luasan untuk charging station, karena mobil angkot listrik itu ngecasnya7 sampai 8 jam,” Ujarnya.

Andre menuturkan, Dari pemerintah kota tidak mengerti jadi mengharapkan bantuan konsultansi tentang sistem itu,  karena di Palembang belum pernah ada angkot pakai listrik, yang pasti mobil listrik itu tidak segampang isi bensin, dibutuhkan waktu yang lebih lama.

“Kemudian bagaimana cara memelihara baterainya, ini nanti akan jadi bahan pertimbangan. Setelah mendapatkan hasil kajian dari mereka, bisa jadi bahan pertimbangan bagi pemerintah kota kapan tepatnya pembaharuan kendaraan listrik itu layak kita kerjakan apakah 2024 apakah lebih jauh dari situ,” Tuturnya.

Ketika ditanya kendala yang dihadapi, Andrei menjelaskan, kendala utamanya adalah uang karena kendaraan listrik itu sangat mahal sekali, pemerintah kota belum mampu makanya dibutuhkan kajian lengkap. Pihaknya juga akan menanyakan apakah ada program pemerintah yang sifatnya bantuan untuk kendaraan umum listrik nantinya.

“Mereka dari Bappenas menjelaskan bahwa akan ada bantuan pendampingan untuk permasalahanmengatasi permasalahan Kota, mereka bisa bantu jasa dalam konteks lingkungan hidup. Pak Harrey Kepala Bappeda menjelaskan bahwa ada 6 yang diusulkan mengenai banjir, ruang terbuka hijau, pengelolaan sampah di TPA kemudian mengenai listrik di kendaraan umum,” Terangnya.

Harapannya apa yang menjadi niat baik dari Bappenas, bisa itu nyambung sama dengan yang diusulkan. Dari enam yang  dijanjikan, dua yang akan dibantu salah satunya risetnya.

“Mengenai penggunaan bus listrik di kota Palembang, outputnya berupa kajian kesiapan kota Palembang dalam penggunaan bus listrik di Kota Palembang,” Tutupnya. (Rudi).