Pengukuhan Pengurus DPW Apkasindo Sumsel Periode 2022-2027

SUMSEL, SahabatRakyat.com-Penguatan kelembagaan dan kemitraan kelapa sawit rakyat serta pengukuhan pengurus DPW APKASINDO Sumatera Selatan periode 2022-2027 yang di Selenggarakan di Hotel Aston

Gubernur Sumsel H Herman Deru melakukan berbagai langkah agar kesejahteraan para petani kelapa sawit dapat lebih meningkat. Salah satunya yakni dengan berencana mengeluarkan Surat Keputusan (SK) maupun Peraturan Gubernur (Pergub) sehingga tidak ada ketimpangan harga jual sawit tersebut.

“Hal itu untuk menyelaraskan harga sawit yang sesuai dengan SK Menteri sehingga lebih tajam, melalui SK maupun Pergub tersebut, secara tak langsung harga jual sawit tidak ada ketimpangan di setiap daerah,”ujarnya.

Sebab itu, Gubernur mengajak semua pihak termasuk Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Sumsel untuk mendorong kesejahteraan para petani sawit, bahkan mendorong agar APKASINDO mendirikan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) sendiri untuk menampung Tandan Buah Segar (TBS) sawit yang dihasilkan para petani.

“APKASINDO harus ada pabrik sendiri agar bisa menampung TBS Sawit dari para petani. Dengan adanya pabrik tersebut, APKASINDO dapat lebih mandiri dan terus bergantung dengan pihak lain sehingga bisa langsung diolah menjadi CPO. Paling tidak daya tahan CPO itu lebih lama dari TBS,”Tandasnya

Wakil Bupati Banyuasin sekaligus Kedua DPW Apkasindo Sumsel H. Slamet Somosentono SH menambahkan, Kegiatan hari ini pertama penguatan kelembagaan sawit, yang kedua pengukuhan Apkasindo kebetulan temen temen mempercayai saya untuk menjabat yang kedua kali periode 2016-2022 dan 2022-2027.

“Pada dasarnya petani sawit ini kan harus dibantu diajak konsulidasi, ditemui kemudian kita mengatur harga sawit petani. Petani sawit ini ada 2, petani yang dikelola perusahan besar yang biasa disebut inti plasma dengan petani swadaya biasanya dibawah harga Disbun yang di tetapkan oleh team bapak Gubernur,”ucapnya.

Gubernur hadiri ditengah tengah kita untuk memberikan support, semangat kepada Apkasindo Sumsel yang membawahi 17 kabupaten kota atau DPD, Apkasindo Sumsel bertugas sebagai penguat dan memperjuangkan, melihat secara dekat bagaimana sawit dikelola oleh petani apakah sudah cukup sesuai dengan arahan dari bapak Gubernur

“Di samping itu juga ada masukkan-masukkan dari Dirjen Jakarta untuk memberikan bantuan kepada petani sawit yang nanti dikelola oleh koperasi, kelompok dan dikawal oleh Apkasindo itu tugasnya,”bebernya.

Lanjut Pakde Slamet mengungkapkan,  Program kedepannya kita harus menaikkan harga sawit petani supaya petaninya sejahtera dengan cara membentuk kelompok-kelompok di daerah, membentuk koperasi-koperasi swadaya, nanti kita ajak kerjasama dengan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang ada diwilayah mereka.

“PKS itu mengelola Tandan Buah Segar (TBS), digiling, digodok, diperas jadi minyak CPO, kebijakan CPO sudah dicabut oleh pemerintah pusat namun dampaknya belum terasa di petani dan insya ALLAH dalam waktu dekat harga petani akan naik,”Tutup Pakde Slamet.(Rudi/Adv)