INDRALAYA.Sumsel.Manuver.co.id– Penonaktifan sementara Dra. Herlina, M.Si. sebagai Kepala SMP Negeri 1 Indralaya memunculkan berbagai tanggapan dari masyarakat. Namun di sisi lain, perjalanan pengabdiannya selama hampir empat tahun memimpin sekolah tersebut kembali menjadi perhatian.
Selama menjabat sejak 2022, Dra. Herlina dikenal membawa berbagai program yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan, pembentukan karakter peserta didik, hingga peningkatan kualitas tenaga pendidik.
Ia menilai keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari terbentuknya karakter peserta didik yang disiplin, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial.
Program keagamaan seperti tahfizh, tahsin, dan iqra menjadi salah satu program unggulan yang terus dikembangkan sebagai bagian dari pembentukan generasi Qurani.
Dalam bidang prestasi, SMP Negeri 1 Indralaya berhasil mengoleksi berbagai penghargaan dari bidang akademik maupun non-akademik. Bahkan salah satu siswanya berkesempatan mengikuti Jambore Dunia ke-25 di Korea Selatan.
Menanggapi isu yang berkembang, Dra. Herlina menegaskan dirinya tidak melakukan pelanggaran sebagaimana yang dituduhkan. Seluruh kebijakan yang dijalankan, menurutnya, selalu mengikuti regulasi Dinas Pendidikan serta SOP yang berlaku.
Di luar tugas sebagai kepala sekolah, ia juga dipercaya menjadi fasilitator bakal calon kepala sekolah se-Sumatera Selatan dan aktif di sejumlah organisasi pendidikan.
Berbagai pengabdian tersebut kini menjadi bagian dari perjalanan SMP Negeri 1 Indralaya yang terus dikenang oleh guru, siswa, alumni maupun orang tua.




