SUMSEL, SahabatRakyat.com,– Kewaspadaan dini kejadian KLB Polio Di Provinsi Sumatera Selatan. Bertempat di Kantor Dinas Kesehatan provinsi Sumsel, Selasa (22/11/2022).
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Bapak Trisnawarman di dampingi oleh Kasi Surveilan dan Imunisasi H. Darsono mengatakan, bahwa Virus Polio itu adalah suatu Virus yang menyebabkan Acute Flaccid Paralysis yaitu lumpuh layu pada anak usia di bawah 15 tahun, penyebabnya golongan Virus yang menyerang tungkai atau kelompok tersebut.
“Virus ini tempat hidupnya di tempat-tempat yang dingin, tanah, sungai atau tempat paling kotor, karena virus bisa bertahan lama di tempat-tempat tersebut,” Ujarnya.
Trisnawarman berharap seluruh masyarakat Sumsel khususnya Kepala Dinas Provinsi kota, Kepala Puskesmas, serta Pemerintah daerah harus segera mengambil tindakan cepat, harus segera melaksanakan imunisasi.
“Yang belum terimunisasi segera percepatan imunisasi polio Unisesi, karena tidak menutup kemungkinan akibat pandemi ini berdampak terhadap cakupan imunisasi dimana anak-anak kita khawatirkan dengan imunisasi yang kurang bisa terkena penyakit-penyakit ini,” Bebernya.
Untuk imunisasi polio ini di berikan kepada anak usia satu sampai empat bulan, menggunakan Imunisasi tetes yang di teteskan tiga kali.
“Kami menghimbauan kepada seluruh masyarakat mari kita bahu-membahu membawa anak-anak ke Posyandu, dan Puskesmas terdekat untuk melaksanakan Imunisasi yang belum sempat mereka laksanakan selama pandemi ini itu yang pertama, Kedua jaga kesehatan dengan cara makan makanan bergizi seimbang,” Ucapnya
Lanjut Trisnawarman menjelaskan, yang ketiga Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tingkatkan di masyarakat, baik lingkungan harus bersih, jangan Buang Air Besar (BAB) sembarangan.
“Apabila terjadi kasus pada anak dengan demam tinggi cepat berobat ke fasilitas kesehatan, atau ke Dokter dan minum obat sesuai resep obat ditetapkan oleh Dokter,” Terangnya.
“Harapan kami cukup sampai di sini untuk semua penyakit masalah kesehatan, maka dari itu kita harapkan semua masyarakat berperan aktif dalam rangka mencegah terjadinya penyakit-penyakit menular,” Tegasnya.
Trisnawarman mengingatkan kepada masyarakat agar segera membawa anaknya ke Puskesmas atau Posyandu untuk di imunisasi. (Rudi).



