Silaturahmi Gubernur Sumsel Dengan Masyarakat Umat Hindu Se-Sumatera Selatan

SUMSEL, SahabatRakyat.com,– Silaturahmi Gubernur Sumatera Selatan dengan masyarakat umat Hindu di provinsi Sumatera Selatan sekaligus penyerahan kartu tanda jaminan sosial ketenagakerjaan kepada Sulinggih, Serati dan Pemangku Adat Hindu. Bertempat di Griya Agung Palembang, Sabtu (29/10/2022).

Dr. I Gusti Bagus Surya Negara, CFrA CA Selaku Ketua Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) mengatakan bahwa ini bukan seketika tapi sudah direncanakan pak Gubernur bersilaturahmi atau Simokrami bagaimana cara beliau memandang umatnya, memandang rakyatnya, apapun agamanya.

“Beliau mengundang kami untuk menjaga kerukunan antar umat agama dan intern umat beragama, karena harus dijaga Zero konflik. Tidak boleh ada konflik supaya pembangunan di Sumatera Selatan berhasil, sesuai dengan visi Sumsel maju untuk semua,”Ujar Surya.

Surya menuturkan, apa yang dicanangkan Gubernur sudah berhasil dan beliau memberikan berupa perlindungan jaminan sosial BPJS ketenagakerjaan untuk palayan umat Bukan Penerima Upah (BPU).

“Pelayan umat itu tidak menerima upah, pelayan umat ini kalau di kami dari urutan teratas Sulinggih, terus ada Pemangku Adat, Serati terus di desa ada Pengurus Desa Adat. Mereka tidak bergaji, itulah namanya bukan penerima upah BPU istilah di BPJS ketenagakerjaan,”Bebernya.

Lanjut Surya menjelaskan Selaku Ketua pengurus harian PHDI Sumsel bersama pak gubernur setuju untuk mulai memperhatikan umat dari tokoh-tokohnya. Karena semua umat yang tidak mampu, pemerintah juga belum mampu, jadi bisa memanfaatkan CSR dari BUMN, BUMD dan swasta.

“Jadi pemerintah tidak punya uang dana, anggaran untuk membayar premi yang menanggung seperti yang saya sebutkan td yaitu CSR. Kami di PHDI memikirkan umat, dengan cara pengusaha-pengusaha yang beragama Hindu, rela menyisihkan bagian keuntungannya yang totalnya sekarang 500 orang,”Terangnya.

Surya Berharap selaku Ketua pengurus PHDI Provinsi Sumatera Selatan semua dapat tercover anggaran karena Pelayan Umat ini tidak menerima gaji maka akan prioritaskan dan di integritaskan.

“Kami mengajak juga umat lain, agama  lain, tokoh-tokoh yang lain sebagai role model biar ditiru dan mulai memanfaatkan Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan BUMN, BUMD dan Swasta,”Tutupnya. (Rudi)