Sumsel.Manuver.co.id, Palembang – Lurah Plajudarat, Rupawansyah, S.Sos., M.Si, bersama Ketua TP PKK Kelurahan Plajudarat, Dr. Netty Herwati, S.T., M.T, menghadirkan inovasi kolaboratif melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan ekonomi UMKM bekerja sama dengan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), khususnya Tim Program Studi Agribisnis. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kelurahan Plajudarat, Kecamatan Plaju, dengan diikuti oleh 30 kader PKK Kelurahan Plajudarat.
Lurah Plajudarat menyampaikan bahwa bimtek ini merupakan langkah nyata pemerintah kelurahan dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya UMKM binaan PKK, melalui pemanfaatan teknologi tepat guna dan pendampingan berkelanjutan.
“Kami ingin UMKM PKK tidak hanya mampu memproduksi, tetapi juga memiliki kualitas, nilai tambah, dan daya saing. Kolaborasi dengan Fakultas Pertanian UMP ini menjadi jembatan transfer ilmu dan teknologi agar usaha warga dapat berkembang secara berkelanjutan,” ujar Rupawansyah.
Dalam kegiatan tersebut, UMKM PKK Kelurahan Plajudarat juga menerima bantuan peralatan pengolahan abon lele dari Fakultas Pertanian UMP yang langsung diserahkan dan siap digunakan untuk mendukung proses produksi, meliputi mesin spinner, mesin pres air untuk daging, mesin vakum, sealer, wajan, serta panci.
“Bantuan alat ini bukan sekadar fasilitas, tetapi modal kepercayaan. Harapannya, dengan alat yang memadai, proses produksi menjadi lebih mudah, higienis, dan efisien, sehingga pemasaran produk UMKM dapat menjangkau pasar yang lebih luas,” tambahnya.
Lurah Plajudarat menegaskan bahwa pelatihan ini menjadi awal dari penguatan ekosistem UMKM berbasis kelurahan yang berorientasi pada peningkatan pendapatan keluarga dan kesejahteraan masyarakat.
“Kami akan terus mendorong inovasi dan membuka ruang kerja sama agar UMKM PKK Kelurahan Plajudarat tumbuh menjadi usaha yang mandiri, produktif, dan mampu menjadi penggerak ekonomi lokal,” tutupnya.
Melalui bimtek ini, UMKM PKK Kelurahan Plajudarat diharapkan semakin siap mengolah dan memasarkan produk unggulan secara profesional, sekaligus menjadi contoh praktik baik kolaborasi antara kelurahan, PKK, dan perguruan tinggi.(Red).






